Kantong Semar Pemangsa Tikus

kantong-semar-pemangsa-tikus

Kantong semar atau biasa disebut dengan ‘Ketakong’banyak ditemukan di hutan-hutan Indonesia. Tanaman ini dikenal sebagai tanaman pemangsa hewan karena bunganya bisa memerangkap berbagai jenis binatang kecil seperti lalat, nyamuk, semut, jangkrik dan lainnya. Namun belum lama ini di Filipina telah ditemukan tanaman kantong semar yang cukup besar yang mampu melahap hewan sebesar tikus. Ketakong ini dinamakan Nepenthes Attenboroughii. Penemuan tanaman ini bermula dari dua orang peneliti yang pada tahun 2000 mendaki gunung Victoria.

Gunung yang terletak di Palawan, Filipina itu termasuk jarang dikunjungi manusia. Dalam espedisi ini mereka menemukan beberapa jenis tanaman kantong semar berukuran raksasa. Penelitian ini kemudian dilanjutkan oleh Stewart McPherson dan Alastair Robinson ahli botani dari Inggris serta Volker Heinrich dari Filipina. Di ketinggian sekitar 1.600 Dpl di pegunungan Victoria mereka menemukan banyak tanaman ketakong besar dan langsung tahu bahwa itu bukanlah spesies yang dikenali.

Tanaman baru ini dinamai Nepenthes Attenboroughii, yang diambil dari nama penyiar acara alam David Attenborough. Ketakong tersebut merupakan salah satu tanaman karnivora terbesar di dunia. Tanaman ini sungguh luar biasa karena mulut bunganya mampu menjadi jebakan spektakuler, bukan saja serangga yang dimangsa tetapi juga tikus berukuran cukup besar. Tanaman yang panjangnya lebih dari 4 kaki ini memiliki kantung berisi air. Sekali tikus terjebak masuk ke dalam kantung tersebut maka tikus itu tidak bisa keluar. Selanjutnya, tanaman ini mengeluarkan cairan asam dan enzim untuk menghancurkan tubuh tikus. Tikus yang sudah masuk jebakan akan lumat hanya menyisakan tulang di dalam kantong bunga itu. (dari beberapa sumber/ton)

Click to comment