Sehat dan Cerdaskah Anakku? - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Sehat dan Cerdaskah Anakku?

sehat-dan-cerdaskah-anakku

Anak Sehat dan Cerdas

Anak tumbuh sehat, cerdas dan ceria selalu menjadi dambaan setiao orangtua. Setiap orang tua juga menginginkan supaya anaknya tumbuh sempurna baik secara fisik maupun mental. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana ciri-ciri anak yang sehat dan cerdas? Menurut dokter spesialis gizi klinik RSUD Tangerang, dr Dian Permatasari, SpGK, tumbuh kembang yang ideal adalah ketika anak tumbuh sesuai dengan usianya. Secara fisik, salah satu ciri yang biaa dilihat adalah mata yang jernih dan tampak bersih. Selain itu, rambut juga bersinar, bibir tampak segar dan tidak pucat, serta anak tampak berenergi untuk melakukan berbagai aktivitas lainnya. "Anak sehat biasanya gesit, gembira, nafsu makannya juga baik. Dia juga pandai dan mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungannya. Kalau secara gizi anak kurang, biasanya dia tampak memiliki kemampuan sosial yang baik," tutur dr Dian dalam sebuah talkshow di Jakarta.

Dr Dian mengingatkan pentingnya bagi orang tua untuk memastikan nutrisi anak terpenuhi. Sebab nutrisi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi tumbuh kembang anak sejak kecil sampai dewasa. "Perhatikan pemenuhan nutrisi yang tepat agar tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal, sesuai dengan perkembangan usianya. Anak yang terpenuhi nutrisinya akan menjadi anak yang sehat dan berpotensi memiliki keterampilan sosial lebih baik," imbuhnya.
Untuk memastikan hal tersebut, dr Dian menganjurkan para orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak melalui kurva pertumbuhan di Kartu Menuju Sehat (KMS). "Yang pasti berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala anak harus sesuai usianya," pesan dr Dian.

Namun ciri-ciri anak sehat tidak hanya dilihat dari segi fisik, namun segi psikis dan segi sosialisasi. Menurut Departemen Kesehatan RI ciri anak sehat ada 9, yaitu:

* Ciri anak sehat ia akan tumbuh dengan baik, yang dapat dilihat dari naiknya berat dan tinggi badan secara teratur dan proporsional.
* Tingkat perkembangannya sesuai dengan tingkat umurnya.
* Tampak aktif atau gesit dan gembira.
* Mata bersih dan bersinar.
* Anak sehat nafsu makannya baik.
* Bibir dan lidah tampak segar.
* Pernapasan tidak berbau.
* Kulit dan rambut tampak bersih dan tidak kering.
* Ciri anak sehat lainnya, mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Sementara ciri anak sehat dilihat dari segi fisik, psikis dan sosialisasi bisa dilihat dari beberapa hal sebagai berikut:

* Dilihat dari segi fisik ditandai dengan sehatnya badan dan pertumbuhan jasmani yang normal.
* Segi psikis, anak yang sehat itu jiwanya berkembang secara wajar, pikiran bertambah cerdas, perasaan bertambah peka, kemauan bersosialisasi baik.
* Dari segi sosialisasi, anak tampak aktif, gesit, dan gembira serta mudah menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Sedangkan menurut Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), penelitian menunjukkan, mengajarkan anak pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak dini, ternyata efektif membantu meningkatkan status gizi anak. Untuk membantu para mama memantau pertumbuhan dan perkembangan si kecil,

PDGMI memberi panduan 10 tanda umum anak bergizi baik:

1. Bertambah umur, bertambah berat dan bertambah tinggi
2. Postur tubuh tegap dan otot padat
3. Rambut berkilau dan berakar kuat
4. Kulit dan kuku bersih dan tidak pucat
5. Wajah ceria, mata bening, bibir segar
6. Gigi bersih dan gusi merah muda
7. Nafsu makan baik, dan BAB (buang air besar) lancar dan rutin
8. Bergerak aktif dan berbicara sesuai umur
9. Penuh perhatian dan bereaksi aktif
10. Tidur nyenyak

Lalu bagaimana membuat anak menjadi lebih cerdas? Kecerdasan tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah fakor. Secara prinsip, perkembangan positif kecerdasan sejak dalam kandungan bisa terjadi dengan memperhatikan banyak hal. Diantaranya adalah:

Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi

Kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup karena akan mempengaruhi kecerdasan bayi. Artinya, asupan protein, karbohidrat, dan mineralnya terpenuhi dengan baik. Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika siap untuk mengandung pun sudah harus memperhatikan gizi, makanan dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi. Pemberian ASI sejak awal melahirkan juga akan sangat menentukan kecerdasan anak.

Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang

Tanpa kasih sayang, tumbuh kembang bayi tidak akan optimal. Ibu dan lingkungan keluarga harus menciptakan kondisi yang kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, anak harus tumbuh dalam lingkungan psikologis yang sehat agar perkembangan kecerdasan anak tumbuh optimal.

Tag : Kesehatan
0 Komentar untuk "Sehat dan Cerdaskah Anakku?"


Back To Top