Mengatasi dan mencegah kanker dengan brokoli - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Mengatasi dan mencegah kanker dengan brokoli

Dewasa ini penyakit kanker merupakan momok bagi setiap orang. Banyak instansi berlomba-lomba untuk melakukan riset guna mencari cara mengatasi dan mencegah penyakit kanker ini.

Baru-baru ini diketemukan bahwa brokoli bisa mengatasi dan mencegah kanker yang menyerang tubuh. Karena  kadar kandungan oksidan di sayuran brokoli sangatlah tinggi.

Untuk lebih jelasnya berikut ulasan kenapa brokoli bisa jadi salah satu alternatif pencegah kanker.
mengatasi-dan-cegah-kanker-dengan-brokoli
Foto diambil dari : http://mutiaky.blogspot.co.id

Brokoli (Brassica oleracea L.)

tergolong dalam jenis suku Brassicaceae atau kubis.

Sayuran brokoli dalam pengetahuan biologi tergolong dalam jenis Brassicaceae atau yang bisa disebut juga kubis.

Sayuran brokoli cirinya sama dengan yang dimiliki kembang kol, tetapi yang membedakan adalah warnanya jika brokoli berwarna hijau  tapi kembang kol berwarna putih.

Brokoli pertama kali ditemukan didaerah laut tengah oleh penduduk setempat dan baru masuk ke Indonesia sekitaran tahun 1970-an.

Selain digunakan untuk sayuran, brokoli juga menyimpan banyak kandungan gizi yang berguna untuk tubuh dan kesehatan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Bagian dari sayur brokoli yang sering dikonsumsi oleh sebagian besar orang adalah bagian kepala bunganya.

Manfaat brokoli untuk terapi antara lain sebagai antikanker dan antioksidan.

sulforaphane adalah salah satu senyawa yang berhasil diteliti. manfaat senyawa ini adalah mampu merangsang sel-sel tubuh untuk mproduksi enzim detofsifikasi guna melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.

Dari survey dan penelitian yang dilakukan bagi siapa yang sering mengkonsumsi sayuran brokoli ini, sangat kecil keungkinan terkena beberapa jenis kanker.

Kanker tersebut antara lain kanker mulut, kanker perut, kanker larynx, kanker perut, kanker esophagus (kerongkongan),  kanker usus besar (kolon), kanker paru dan kanker parynx.

Apabila brokoli dibandingkan dengan kerabat famili kubis yang lain, maka nilai brokoli paling tinggi. Hal ini karena brokoli merupakan sayuran pencegah kanker terutama kanker usus besar (kolon).

Selain itu, brokoli juga mengandung karetenoid yakni senyawa provitamin A yang turut memberi kekuatan melawan kanker. klorofil yang terdapat pada brokoli dapat menghambat mutasi sel kanker.

Wanita dianjurkan mengkomsumsi brokoli untuk mencegah timbulnya kanker payudara. Bagi wanita yang sering dan rajin mengkonsumsi resiko terkena penyakit kanker rahim sangat kecil.

Berdasarkan hasil penelitian Journal of Agricultural and Food Chemistry, menyatakan bahwa brokoli merupakan sayuran penakluk dan pencegah kanker dibandingkan dengan suplemen atau obat-obatan yang terbuat dari tanaman brokoli itu sendiri.

Brokoli apabila dikonsumsi oleh tubuh bisa menghasilkan enzim yang disebut isotiosianat, karena brokoli merupakan golongan kecambah atau bunga.

Sebaiknya ketika mengkonsumsi brokoli pada keadaan alami atau masih mentah agar kandungan enzim tidak hilang apabila kita memasaknya. Usahakan untuk mencucinya terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi sayuran brokoli secara mentah.

Tag : Kesehatan
1 Komentar untuk "Mengatasi dan mencegah kanker dengan brokoli"

This comment has been removed by a blog administrator.


Back To Top