Latihan Olah Nafas Penting untuk Ibu Hamil - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Latihan Olah Nafas Penting untuk Ibu Hamil

latihan-olah-nafas-penting-untuk-ibu-hamil

Kehamilan

Kehamilan menjadi momen sangat membahagiakan bagi pasangan suami istri. Namun kehamilan juga menjadi saat yang mendebarkan bagi ibu-ibu muda yang baru pertama kali hamil karena banyak hal baru yang harus dihadapi. Semua hal yang terkait dengan proses kehamilan, menjaga kesehatan janin, mempersiapkan kelahiran dan berbagai hal lain menjadi saat yang mendebarkan. Namun yang terpenting, ibu hamil dengan didukung ayah dan anggota keluarga yang lain harus memperhatikan persiapan proses kelahiran agar bayi lahir dengan sehat dan selamat, dan ibunya juga sehat.

Salah satu langkah persiapan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan latihan olah nafas bagi ibu hamil. Saat menjejak di minggu ke 35 dari kehamilan, ibu hamil sebaiknya melakukan latihan pernafasan secara teratur. Tujuannya agar tidak kesulitan bernafas karena tekanan posisi janin dan pasokan oksigen ke janin mencukupi. Berbeda dengan olahraga lainnya, olah nafas ini mudah dilakukan dimana saja dan sesering mungkin. Dengan latihan secara teratur, kebiasaan ini akan menjadi reaksi yang spontan dan alamiah yang bermanfaat ketika melahirkan nanti. Ibu yang akan melahirkan juga merasa lebih siap dan tenang saat tiba waktunya melahirkan.

Di antara manfaat latihan olah nafas bagi ibu hamil adalah:

1. Mengatasi kesulitan nafas yang seringkali dihadapi oleh ibu hamil di trimester ketiga.
2. Mengatasi serangan kontraksi pada saat proses persalinan.
3. Memaksimalkan kekuatan mengejan saat persalinan.
4. Memberikan oksigen cukup pada janin sehingga aliran darah dan pasokan nutrisi lancar.
5. Menjaga aliran oksigen dan karbon dioksida sehingga mencegah ibu hamil menahan nafas selama kontraksi.

Jenis Latihan pernafasan

Pada dasarnya terdapat dua latihan pernafasan ibu hamil yang harus diketahui sebagai persiapan untuk persalinan, yaitu: Pernafasan lambat dan pernafasan ringan. Rencanakan untuk menggunakan keduanya selama persalinan untuk membantu relaksasi, menjamin pasokan oksigen yang memadai, dan memungkinkan ibu hamil mengubah pernafasan sebagai respons terhadap intensitas kontraksi. Akan sangat nyaman bila memulai dengan pernafasan lambat jika diperlukan pada awal persalinan dan menggunakannya selama persalinan sepanjang hal itu membantu. Selanjutnya ibu hamil mungkin ingin menggantinya dengan pernafasan ringan atau salah satu variasi yang paling enak bagi diri-nya.

Beberapa wanita menggunakan pernafasan lambat selama persalinan. Lainnya menggunakan ringan atau lambat saja. Apa yang ibu hamil gunakan tergantung keinginan-nya saat itu dan intensitas persalinan. Sangat dianjurkan agar ibu hamil belajar pernafasan lambat maupun ringan. Hal terpenting disini adalah menguasai kedua pola dasar sehingga membantu Anda untuk lebih merasa rileks dan mengalihkan perhatian selama persalinan. Ibu hamil dapat menyesuaikannya sesuai dengan kebutuhan.

Pada tahap awal latihan olah nafas bisa dilakukan dengan ringan dan santai. Jika tidak terbiasa bernafas dalam pada awalnya bisa merasa pusing. Apalagi jika harus menahan nafas selama beberapa hitungan. Ini terjadi karena ketika bernafas terlalu dalam dan memasukkan terlalu banyak oksigen ke dalam darah, maka mekanisme dalam otak yang mengontrol pernafasan jadi agak terganggu. Akibatnya selain merasa pusing, juga akan merasa mual. Untuk mengatasi hal itu, duduklah dan bernafaslah perlahan-lahan sampai rasa pusing hilang. Jika tetap pusing, hubungi dokter. Biasanya keluhan ini akan berangsung-angsur hilang melalui latihan olah nafas yang teratur. Selain itu, lama-kelamaan ibu hamil juga akan mampu menahan nafas lebih lama.

Bagaimana cara latihan pernafasan dalam?

1. Latihan pernafasan bisa dilakukan dengan posisi duduk. Punggung, leher dan kepala tetap tegak, tetapi rileks. Tarik nafas perlahan-lahan melalui hidung sambil menghitung (mulai dari hitungan ke 4 secara bertahap meningkat sampai 10 atau lebih) sampai paru-paru terasa mengembang. Selanjutnya keluarkan nafas melalui hidung pada hitungan yang sama. Bila selesai mengeluarkan nafas, istirahatlah dulu selama satu atau dua detik. Ulangi proses ini dengan rileks dan berirama.

2. Tarik nafas perlahan-lahan sambil kedua tangan diangkat lurus sejajar kepala. Rasakan udara yang mengisi penuh ruangan dalam paru-paru. Tahan beberapa detik. Hembuskan nafas perlahan-lahan sambil kedua tangan turun ke bawah. Ulangi hal tersebut beberapa kali.

Ada satu metode olah nafas yang disebut lamaze breathing, yang mungkin bisa dipraktekkan para ibu hamil. Metode oleh nafas ini dikenalkan oleh Dr.Fernand Lamaze, dengan teknik bernafas dan relaksasi. Latihan yang berhubungan dengan metode olah nafas lamaze breathing adalah :

a. Slow breathing: Metode ini dapat dilakukan dengan menarik nafas perlahan-lahan dengan menggunakan hitungan (1-3 hitungan) kemudian dikeluarkan melalui hidung secara perlahan.

b. Blowing breathing : Tarik nafas melalui hidung secara perlahan kemudian mengeluarkannya melalui mulut secara pelan-pelan. Anda dapat melakukannya sama seperti anda meniup lilin, sehingga nafas teratur ketika dikeluarkan dari mulut.

c. Patterned breathing: Tarik napas dan membuangnya secara cepat. Anda dapat menarik napas dari hidung kemudian membuangnya secara cepat dari mulut dengan hitungan(2-3 hitungan) dari mulut.
Tag : Kesehatan
0 Komentar untuk "Latihan Olah Nafas Penting untuk Ibu Hamil"


Back To Top