Khasiat dan Manfaat Ajaib Bawang Putih - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Khasiat dan Manfaat Ajaib Bawang Putih

khasiat-dan-manfaat-ajaib-bawang-putih

Khasiat dan manfaat bawang putih

Khasiat dan manfaat bawang putih telah terukir di piramida sejak 4.500 tahun yang lalu. Bawang putih diberikan kepada para tenaga kerja pembuat piramida agar bisa meningkatkan kekuatan dan vitalitas mereka. Konon para pegulat Romawi juga mengonsumsinya sebelum pertandingan untuk mendapatkan kekuatan dan kecepatan. Secara ilmiah telah ditetapkan, bahwa bawang putih dapat membersihkan kolesterol yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan sakit jantung. Bawang putih dapat melarutkannya dan membersihkan darah dari segala kuman dan bakteri.

Manfaat bawang putih berdasarkan pandangan beberapa peneliti

Sementara ahli pengobatan Islam, Ibnu Sina menyatakan, "Bawang putih dapat melemaskan dan menghilangkan bengkak, membersihkan kulit, dan berguna unutk mencegah perubahan air. Abunya jika dilulurkan dengan madu sangat berguna untuk penyakit kulit, bermanfaat untuk mengobati alopesia dan pegal di pinggang. Bawang putih rebus dan goreng mengurangi sakit gigi. Berkumur dengan air rebusannya selain mengurangi sakit gigi juga dapat membersihkan kerongkongan. Bermanfaat untuk batuk yang menahan, juga sakit dada karena kedinginan. Duduk di atas rebusan daunnya mengandung khasiat melancarkan kencing dan darah haid. Minum bawang putih tumbuk yang dicampur dengan madu dapat mengeluarkan dahak."

Bawang putih mengandung 49% protein, 25% zat belerang, garam, hormon yang dapat menguatkan kemampuan seksual, antibiotika; pelancar kencing, liver, darah haid; dan enzim-enzim karbonat. Ia juga dapat melarutkan lemak dan mengandung zat-zat yang membunuh bibit-bibit cacing. Dan setiap kali penelitian dan observasi dilakukan, semakin tampak manfaat dan keajaibannya.

Para peneliti University of Alabama, Amerika Serikat telah berhasil mengungkap misteri penyebab makan bawang putih bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Kuncinya adalah allicin, yang diuraikan menjadi senyawa sulfat sangat berbau yang mencemarkan bau nafas. Senyawa ini bereaksi dengan darah merah dan menghasilkan sulfida hidrogen yang merenggangkan saluran darah, dan membuat darah mudah mengalir.

Namun para pakar memperingatkan, mengonsumsi suplemen bawang putih bisa menimbulkan dampak samping. Sulfida hidrogen menghasilkan bau telur busuk dan dipergunakan untuk memproduksi bom bau (stink bomb). Namun pada kadar rendah, senyawa itu memainkan peran vital dalam membantu sel-sel saling berkomunikasi dengan sesamanya. Di dalam pembuluh darah senyawa itu merangsang sel yang membentuk lapisan pengendur dan menyebabkan pembuluh melebar. Senyawa ini juga bisa mengurangi tekanan darah, memungkinkan darah mengangkut lebih banyak oksigen ke organ tubuh esensial, dan mengurangi tekanan pada jantung.

Tim peneliti Alabama mencelupkan pembuluh darah tikus pada larutan yang mengadung ekstrak dari bawang putih yang diremukkan. Ternyata hasilnya sungguh luar biasa, tingkat ketegangan di dalam pembuluh berkurang sebesar 72%. Percobaan lanjutan memperlihatkan bahwa reaksi kimia berlangsung utamanya pada permukaan sel darah merah.

Hasil penelitian juga menunjukkan indikasi bahwa produksi sulfida hidrogen dalam sel darah merah mungkin bisa digunakan untuk menetapkan standard kadar bawang putih yang ditambahkan ke makanan. Peneliti kepala Dr David Kraus mengatakan: “Hasil penelitian kami memperlihatkan bawang putih dalam makanan itu sangat bagus.” Ujarnya. Hal ini terbukti di kawasan timur tengah dan Asia yang banyak mengkonsumsi bawang putih tingkat terjadinya penyakit kardiovaskuler rendah.

Judy O’Sullivan, ahli rawat jantung pada Yayasan Jantung Inggris (BHF), mengatakan: “Penelitian menarik ini mengindikasikan bawang putih mungkin bermanfaat bagi kesehatan jantung. “Memasukkan bawang putih sebagai bagian dari variasi makanan adalah pilihan tepat,” ujarnya. “Perlu dicamkan bahwa suplemen [bawang putih] dalam kadar tinggi mungkin berinteraksi dengan obat pengencer darah dan mungkin memperbesar risiko pendarahan,” kata Judy O’Sullivan.

Cara pengunaan bawang putih yang benar

Bagaimana mengkonsumsi bawang putih? Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat dan senyawa golongan allyl sulfur, yang tidak rusak walau dimasak. Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian potong sedikit ujung-ujungnya.

Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.

Sedangkan untuk mengurangi kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan darah bisa dilakukan dengan cara menaburkan kurang lebih dua siung bawang putih yang telah ditumbuk ke dalam kuah sayur ketika makan. Makanlah bersama kuah tersebut setiap hari. Lebih baik lagi bila itu dilakukan terus menerus. Anggap saja ia sebagai sayuran yang menemani makan anda setiap hari. Bawang putih juga merupakan obat yang sanga tefektif untuk mengurangi tekanan darah. Namun, setelah tekanan darah turun, hendaknya konsumsi bawang putih dihentikan agar tidak terjadi tekanan darah rendah.
Tag : Kesehatan
0 Komentar untuk "Khasiat dan Manfaat Ajaib Bawang Putih"


Back To Top