Jangan Biarkan Rambut Anda Rontok - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Jangan Biarkan Rambut Anda Rontok

jangan-biarkan-rambut-anda-rontok


Tentang Rambut

Rambut adalah mahkota bagi siapa pun terutama para wanita. Keindahan tatanan rambut telah menjadi bagian penting dari penampilan seseorang. Tidak hanya itu, banyak orang rela merogoh dompet dalam-dalam untuk menjaga agar penampilan rambutnya selalu indah sempurna. Wajar bila bisnis penataan dan perawatan rambut menjadi salah satu bisnis terbesar, yang mencakup berbagai peralatan, perlengkap dan terapi perawatan rambut.

Dari sekian banyak persoalan dalam perawatan rambut agar selalu sehat dan indah, kerontokan rambut menjadi salah satu masalah besar yang menghinggapi banyak orang. Bukan hanya kaum wanita yang dibuat pusing dengan kerontokan rambut, banyak pria juga risau ketika rambutnya menjadi semakin tipis bahkan botak. Apa itu rambut rontok, dan apa penyebabnya?

Pertanyan ini sering mengemuka di kalangan wanita maupun pria dewasa yang rambutnya mulai banyak ‘berguguraN’. Rambut rontok atau alopesia adalah penurunan jumlah rambut pada kulit kepala.Apabila kehilangan 100 helai rambut per hari itu merupakan hal yang wajar, namun jika lebih dari itu bisa dipastikan ada sesuatu yang menyebabkan kerontokan berlebihan. Meskipun tidak akan berdampak buruk pada kesehatan, namun kerontokan rambut yang berlebihan akan sangat mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya. Untuk mencegah kerontokan rambut terus berlanjut maka yang harus diketahui dulu adalah penyebab terjadinya kerontokan rambut tersebut.

Berikut ini penyebab terjadinya kerontokan:

1. Kerontokan Rambut Akibat Perubahan Hormon

Pola kerontokan rambut akibat hormon dikenal dengan istilah medis sebagai alopesia androgenik. Kerontokan ini biasanya terjadi pada pria berusia di atas 50 tahun, atau pada wanita setelah melewati masa menopause. Hormon yang diduga berperan dalam proses perontokan rambut adalahdihydrotestosterone (DHT). Hormon ini dihasilkan oleh hormon progesteron. DHT akan menyebabkan folikel rambut menyusut sehingga lama kelamaan rambut akan rontok.

Pada pria, pola kerontokan akibat hormon ini bersifat khas, yakni membentuk lengkungan khas pada kedua sisi pelipis. Seiring berjalannya waktu, garis rambut akan berbentuk seperti huruf “M”. Selain di pelipis, puncak kepala juga akan mengalami kerontokan, sehingga menjadi rontok rambut total.

Bentuk kerontokan yang berbeda akan terjadi pada wanita. Kerontokan akibat hormon pada wanita akan terjadi di seluruh bagian rambut, tidak terpusat di daerah tertentu saja. Kerontokan pada wanita juga jarang sekali menimbulkan penipisan rambut di bagian-bagian tertentu.

2. Kerontokan Rambut Karena Penyebab Lain

Selain karena perubahan hormon, kerontokan rambut juga bisa terjadi akibat kondisi-kondisi tertentu, seperti:
  • Pengaruh gizi. Asupan gizi yang buruk dapat menyebabkan helai rambut yang tumbuh menjadi lebih tipis dan rapuh.
  • Zat kimia. Rambut yang terlalu sering menjalani proses kimia di salon juga lebih rentan mengalami kerontokan. Sering mewarnai rambut dan meluruskannya secara permanen membuat batang rambut menjadi lebih rentan patah.
  • Diabetes, sindrom Down, dan hipertiroidisme. Ketiga kondisi ini bisa menyebabkan kerontokan yang disebut alopesia areata yang ditandai dengan pitak seukuran koin besar. Kerontokan ini biasanya terjadi pada remaja serta kalangan dewasa muda. Namun sebagian besar rambut penderitanya akan kembali tumbuh setelah satu tahun.
  • Efek samping obat-obatan. Kerontokan rambut juga bisa disebabkan oleh obat-obatan yang biasa digunakan untuk menangani arthritis, depresi, gangguan jantung, serta tekanan darah tinggi.
  • Tekanan psikologis. Tekanan psikologis (misalnya stres) dapat mengakibatkan penderita mengalami penipisan rambut di kepala. Namun kerontokan seperti ini biasanya hanya bersifat sementara.
  • Penyakit kulit dan autoimun tertentu. Penyakit kulit yang menyebabkan terbentuknya tukak dan sejumlah penyakit autoimun bisa menyebabkan kerontokan permanen. Contoh-contoh kondisi tersebut di antaranya adalah lichen planus,sarkoidosis, dan lupus eritematosus diskoid (discoid lupus erythematosus/DLE).
  • Pengobatan Kanker. Kemoterapi, imunoterapi, dan radioterapi dapat menyebabkan jenis kerontokan rambut yang disebut anagen efluvium (kerontokan menyeluruh).Kerontokan ini juga bisa berdampak pada kulit kepala, wajah, dan tubuh. Namun sebagian besar kasus ini tidak bersifat permanen. Rambut biasanya dapat tumbuh kembali setelah beberapa bulan berhenti menjalani kemoterapi.

Penanganan Kerontokan Rambut

Setelah diketahui penyebabnya maka bisa dilakukan terapi untuk mengobati atau mencegah rambut rontok. Pada umumnya kerontokan rambut merupakan bagian dari reaksi alami tubuh akibat penuaan, sehingga tidak membahayakan kesehatan Anda. Oleh karena itu, gangguan ini jarang membutuhkan penanganan medis. Tetapi jika kerontokan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan atau menuju kebotakan yang parah maka langkah penanganan berikut dapat dilakukan. Kebotakan pria dapat ditangani dengan dua jenis obat, aitu finasteride dan minoxidil. Sedangkan kebotakan wanita ditangani dengan minoxidil. Tujuan penanganan ini biasanya untuk alasan estetika. Keefektifan penanganan ini hanya berlangsung selama penderita menggunakan obat. Selain obat-obatan, operasi transplantasi rambut juga bisa dilakukan.

Selain pengobatan sebaiknya dilakukan pencegahan terjadinya kerontokan, di antaranya dengan cara:

  • Hindari mengikat rambut karena dengan mengikat rambut bisa menyebabkan rambut rontok parah sebagai akibat bagian udara yang dibutuhkan oleh rambut akan berkurang oleh sebab itu rambut rontok bisa terjadi. Lebih baik rabut dipotong pendek dari pada diikat. 
  • Konsumsi makan makanan yang seha dapat mencegah kerontokan rambut. Dengan mengkonsumsi makanan yang sehat akan menutrisi rambut agar akar rambut kuat, dan batang rambut tidak rapuh sehingga tidak akan mudah patah.
  • Jaga kebersihan rambut, rambut yang sehat dan bagus juga perlu dijaga kebersihannya dengan mencuci teratur. Ketika mengeringkan rambut yang basah jangan menggunakan handuk yang digosokkan langsung pada kepala karena bisa menyebabkan rambut rontok parah.
  • Kurangi olahraga berenang karena berenang tidak baik bagi kesehatan rambut dan bisa menyebabkan rambut rontok semakin parah.
  • Minum air putih dengan jumlah cukup untuk menghindari anemia yang dapat mempercepat kerontokan rambut.
  • Lakukan perawatan pada rambut secara rutin dengan minyak rambut atau masker rambut. Perawatan rambut dengan bahan alami bisa dengan; lidah buaya, minyak kemiri, minyak zaitun, atau pun buah alpukat bisa di gunakan.
  • Tidak sering mewarnai rambut agar tidak ada banyak bahan kimia yang akan merusak rambut.
  • Lindungi rambut dari panas, lindungi rambut dari panas agar tidak akan menyebabkan rambut bercabang, kering dan juga agar tidak akan menyebabkan rambut rontok parah.

Tag : Kesehatan
0 Komentar untuk "Jangan Biarkan Rambut Anda Rontok"


Back To Top