Bijak Memilih Obat Batuk Ketika sedang sakit batuk - Blog Informasi | Berbagi semua informasi terkini

Bijak Memilih Obat Batuk Ketika sedang sakit batuk


Batuk bukan perkara remeh dan jangan diremehkan. Karena penyakit batuk bisa mengganggu pernapasan, terutama ketika kita tidur. Sebaiknya anda harus bijak ketika memilih obat batuk yang diminum, karena tiap obat batuk memiliki fungsi yang berbeda-beda.

bijak-memilih-obat-batuk

Untuk mengobati batuk langkah pertama anda bisa meminum Obat batuk OTC (over the counter) atau obat batuk yang dijual bebas tanpa menggunakan resep dokter.

Apabila lebih dari 2 hari batuk tak kunjung sembuh setelah meminum obat batuk segera memeriksakan diri ke dokter. Karena beda jenis penyakit batuk beda juga penangannya.

Memilih obat batuk itu gampang-gampang susah. Pernah kejadian dari salah seorang sahabat salah dalam memilih obat batuk karena kandungan yang ada di obat batuk berbeda-beda.

Jenis obat batuk itu bisa berupa obat batuk untuk batuk kering dan obat batuk untuk batuk berdahak. Padahal batuk yang diderita tergolong batuk kering, tetapi dia malah membeli obat batuk untuk batuk berdahak.

Lalu, apa saja bekal yang diperlukan supaya kita tidak salah memilih obat batuk?

• Tanyakan pada dokter atau apoteker

Dokter (dokter umum maupun spesialis paru) atau apoteker (ahli farmasi) bisa menjadi gudang informasi aneka produk obat yang diperlukan. Para ahli tersebut bisa kita mintai pendapat bagaimana obat batuk yang cocok dengan penyakit batuk yang sedang kita derita.

Obat batuk yang ada dan dijual bebas dipasaran sebetulnya cukup aman dikonsumsi karena sudah melewati beberapa tahapann pemeriksaan dari badan POM sebelum dilepas dan dijual bebas dipasaran.

Masyarakat awam bisa membeli dan memilih obat batuk yang dijual bebas asal batuk yang diderita bukan karena infeksi kuman. Karena batuk akibat infeksi kuman beda penangannya dan perlu dibawa berobat ke dokter ataupun ahli penyakit terdekat. Jika lebih dari dua hari setelah penggunaan obat batuk bebas tidak meredakan batuk, segeralah memeriksakan diri kepada dokter. Apabila sampai terlambat bisa berbahaya.

Baca juga : Manfaat buah pisang bagi tubuh manusia

• Bedakan jenis batuknya

Mencari obat batuk bebas bisa dicermati dari batuk yang Anda alami. Anda bisa merasakan dari batuk yang anda alami tergolong jenis batuk kering ataupun batuk berdahak. Dari suara yang timbul ketika saat anda sedang batuk, biasanya sudah bisa ditebak jenis batuknya.

Untuk jenis batuk kering atau biasanya tanpa adanya lendir pada kerongkongan, obat yang biasanya digunakan pada umumnya memiliki tujuan menekan refleks batuk dengan cara mempengaruhi saraf pusat pada otak. Jenis obat batuk ini dapat memberikan efek menenangkan atau sedatif pada otak. Dan jenis obat yang kedua yaitu untuk batuk berlendir.

Efek yang ditimbulkan apabila kita mengkonsumsi obat batuk ini adalah encernya lendir dan mengubah konsistensi atau produksi dari lendir. Obat batuk jenis mukolitik ini akan memecah atau mengencerkan lendir, sehingga lendir tidak lengket dan mudah dikeluarkan dari tenggorokan.

Obat batuk ekspektoran berguna dalam membantu mengangkat lendir ke atas, sehingga Anda lebih mudah batuk dan lendir dapat dikeluarkan. Pendapat dari beberapa ahli menyatakan bahwa dengan meminum air putih merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk mengeluarkan lendir.

• Untuk batuk dan pilek

Bila batuk yang diderita dibarengi pilek, anda bisa mencari obat kombinasi untuk dua jenis simtom tersebut. Ada obat batuk dalam bentuk sirop biasanya mengandung bahan dekstrometorfan plus ekspetoran, fungsi dari kedua bahan ini adalah untuk menekan batuk dan meredakan nyeri pada tenggorokan.

Obat batuk dan pilek memiliki kombinasi yang mengandung antihistamin, dekongestan, dan pereda nyeri. Jika anda mempunyai simtom pilek seperti nyeri badan, batuk, dan hidung tersumbat anda bisa menggunakan kombinasi dari obat-obat ini. Obat-obat ini bisa memberikan efek pereda yang optimal.

Baca juga : Sehat dengan Biji Delima

• Cermati obat untuk anak

Orangtua disarankan agar membaca label obat batuk, terutama kandungannya terlebih dulu bila akan memberikan obat batuk OTC kepada anak. Tidak dianjurkan memberikan jenis antitusif kepada anak. Jika mengandung antitusif pilihlah yang generasi kedua karena lebih aman. Obat batuk OTC pada generasi pertama bisa membahayakan tubuh karena proses bekerjanya mengentalkan lendir dalam tenggorokan.

Diharapkan kepada para orang tua agar tidak sembarangan membeli dan memberikan obat batuk kepada anak. Karena obat batuk untuk dewasa dan untuk anak sangatlah berbeda, meskipun itu mengurangi takaran. Dan jangan coba-coba untuk menggunakan sisa obat dari dokter untuk kerabat, saudara. Karena hal ini sangat membahayakan kesehatan.

• Oleskan balsam

Dengan mengoleskan krim atau balsam yang memiliki kandungan camphor dan mentol di sekitar daerah leher dan dada, bisa membantu meredakan batuk. Dari bahan-bahan tersebut mengandung efek aromatik yang bisa membantu melegakan saluran pernapasan. Bahan yang tadi bisa digunakan untuk inhalasi panas. Bisa menggunakan bahan mentol yang biasanya tersedia dalam kemasan permen dan tablet isap.

Berdasarkan anjuran WHO atau badan kesehatan dunia, sebaiknya para orang tua ketika anak batuk diberikan minum air putih. Ataupun memberikan obat-obat herbal seperti jeruk nipis dengan kecap atau jeruk nipis yang dicampur dengan air hangat.
Tag : Kesehatan
0 Komentar untuk "Bijak Memilih Obat Batuk Ketika sedang sakit batuk"


Back To Top